Selamat Hari Hak Asasi Manusia!
Menurut Pasal 26 Ayat 1 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia disebutkan bahwa, “Setiap orang berhak atas pendidikan. Pendidikan harus diberikan secara gratis, setidaknya pada tahap dasar dan fundamental. Pendidikan dasar harus diwajibkan. Pendidikan teknis dan kejuruan harus tersedia secara umum, dan pendidikan tinggi harus dapat diakses oleh semua berdasarkan prestasi.” Pernyataan ini selaras dengan isi Pasal 28 Konvensi Hak Anak yang menegaskan bahwa, “Setiap anak berhak atas pendidikan.”

Dalam konteks Indonesia, sistem hukum nasional telah menjamin melalui Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara dan menjadi landasan utama pembangunan bangsa. Undang-undang ini mewajibkan penyediaan pendidikan yang adil dan inklusif, memastikan semua anak, tanpa memandang status sosial ekonomi, jenis kelamin, atau lokasi geografis, dapat mengakses peluang belajar. Selain itu, Pasal 31 UUD 1945 menjamin hak atas pendidikan, menjadikannya kewajiban negara untuk mendanai dan memprioritaskan pendidikan dasar.
Pemerintah juga telah meluncurkan berbagai program, seperti Program Wajib Belajar 12 Tahun dan beasiswa seperti Kartu Indonesia Pintar (Smart Indonesia Card) untuk mengurangi hambatan akses pendidikan dan meningkatkan angka partisipasi, terutama di kalangan komunitas yang termarjinalkan. Meski berbagai upaya telah dilakukan, masih ada tantangan dalam menyediakan pendidikan berkualitas untuk semua, baik di kota besar maupun di daerah terpencil.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan pada tahun 2023, jumlah ruang kelas yang rusak di sekolah negeri Indonesia meningkat sebesar 26%, mencapai total 250.000 unit. Although the current Ministry of Education wants to renovate 22.000 schools across the nation, it still does not meet the quantity of damaged schools. Therefore, the role of civil society like Happy Hearts Indonesia is important to support the government initiatives. On this Human Rights Day, we have rebuilt over 366 sekolah (1000+ ruang kelas), membangun 29 perpustakaan dan memberikan dampak positif bagi lebih dari 99.000 siswa dan 480.000 anggota komunitas.

Happy Hearts Indonesia berkomitmen untuk membantu anak-anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik, khususnya di daerah yang kurang terlayani. Lebih dari itu, kami juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar sehari-hari, mulai dari pembangunan akses air bersih, pembangunan perpustakaan, hingga pelaksanaan Program Pemberdayaan Sekolah bagi para guru untuk mengasah keterampilan mereka. Semua ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan kondusif bagi anak-anak agar mereka dapat berkembang secara akademis dan sosial.
Through these comprehensive efforts, Happy Hearts Indonesia aims to break down barriers to education, reduce inequalities, and nurture a generation of empowered, resilient, and well-rounded individuals who can contribute meaningfully to the communities and the nation’s progress. Together, we strive to make quality education a reality for every child, leaving no one behind.